Serial #18KarakterAnakBangsa: Perawatan sosial merupakan sikap peduli terhadap orang lain & orang yang membutuhkan
  •  2021-07-27 20:50:52
  •  95x dilihat
Serial #18KarakterAnakBangsa: Perawatan sosial merupakan sikap peduli terhadap orang lain & orang yang membutuhkan

Jakarta, Indonesia, 27 Juli 2021

Seperti disampaikan oleh Menko bidang perekonomian, Bapak Airlangga Hartarto melalui konperensi pers virtual melalui channel youtube menko marves pada hari minggu 25 Juli 2021, terhitung hari Senin, 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 diberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dalam 3 level yakni: 2, 3 & 4. Puji dan syukur kepada Tuhan yang empunya hidup ini bahwa kegawatan darurat khusus di kota Jakarta sudah lebih terkendali dan saat ini dikategorikan dalam level 4. Hal mana dibuktikan dengan semakin meredupnya bunyi hinggar bingar sirene ambulans disetiap harinya, angka kesembuhan semakin meningkat dan angka kematian semakin menurun, keterisian tempat tidur dan ICU di RS (rumah sakit) semakin kosong. Tiga (3) hal ini pertanda baik, bahwa pandemi covid 19 dapat diatasi.

Namun kelegaan diatas seakan tergerus dengan tayangan video yang disiarkan resmi oleh pemerintah yang kemudian di-amplify oleh netizen; bahwa saat ini terjadi kelangkaan obat dengan menggunakan parameter dari temuan di salah satu apotik di Bogor ketika Bapak Presiden Jokowi hendak membeli obat. Adapun obat yang dicari untuk dibeli, merupakan rangkaian obat yang biasa dipakai untuk keperluan perawatan Covid19. Dalam tayangan video tersebut, terlihat ibu apoteker yang melayani bapak Presiden, menjelaskan bahwa beberapa obat yang dicari, ternyata saat ini tidak tersedia ! Keadaan seakan menjadi sedikit runyam, ketika diketahui bahwa ternyata obat-obatan tersebut sudah tidak tersedia selama seminggu terakhir.

Episode selanjutnya, Bapak Presiden langsung menelpon Bapak Menteri Kesehatan dengan tujuan untuk memverfikasi temuan dilapangan. Dalam tayangan yang ada, suara Bapak Menteri terkesan langsung mengakses laptopnya dan memeriksa apa yang dipertanyakan bapak Presiden … ternyata obat-obat yang dicari bapak Presiden masih tersedia di gerai2 yang terhubung secara online seperti, Kimia Farma, Guardian & Century, lengkap berikut jumlah stok tersedia. Mungkinkah obat2an ini menjadi satu (1) paket dengan program 11 telemedicine yang baru-baru ini diluncurkan oleh Kemenkes? sehingga menyebabkan kelangkaan di apotik2 konvensional?

Tulisan ini semata ditujukan untuk mengajak kita semua terutama para sahabat Tisande dan para milenial melakukan kampanye atau edukasi kepada generasi yang lebih senior bagaimana mengakses informasi online (bila diperlukan). Dalam kesempatan yang sama seturut perspektif Pendidikan Karakter; seorang berkarakter dan/atau berakhlak mulia senantiasa ikut dalam perawatan sosial yakni bersikap peduli terhadap orang lain dan/atau orang yang membutuhkan. Sehingga bila dikaitkan seperti pada situasi diatas; bahwa kemungkinan ada sekelompok orang karena perasaan kuatir yang berlebihan melakukan pembeliaan obat-obatan untuk menjadi persediaan (stok) di rumah. Penulis ingin mengajak untuk mari ber-refleksi bersama … apakah tindakan seperti ini perlu dilakukan? Bukanlah akan lebih bijak bila kita memotivasi diri bahwa keadaan akan senantiasa lebih baik dan sehat! Tentunya tidak dengan hanya berdiam diri tetapi harus melakukan langkah nyata menjalani hidup sehat disertai berprilaku hidup sehat dengan mengikuti dan tunduk pada protokol kesehatan yang sudah dicanangkan Pemerintah:

  1. Mengsukseskan program menciptakan kekebalan bersama/sosial (herd immunity) dengan ikut program vaksinisasi,

2. Mencuci tangan dengan sabun & air.

3. Memakai masker.

4. Menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Ayo..para sahabat Tisande dan para milenial …mari kobarkan semangat berempati dengan ikut berpartisipasi aktif memerangi virus covid19. Lakukan langkah nyata dengan mendonasikan semua obat yang sudah pernah dibeli tapi belum dan/atau tidak terpakai kepada kepada RS (rumah sakit) atau orang-orang yang saat ini memerlukan karena sedang diterpa sakit. Semoga amal, ibadah dan partisipasi nyata akan mengangkat dan menyembuhkan penyakit covid19 serta menjadikan kita semua sehat dan sejahtera …. Amin

Penulis: Santi Lisana

Share This Post :
Live Chat